Buku
Mati dalam Jiwa
- Penulis: Albert Camus
- Tahun: 2004
- Halaman: 79
Pembaca di perLibre: 65Nilai rata-rata: 8,3/10
"Aku ditempatkan di tengah jarak antara kesengsaraan dan matahari. Kesengsaraan menghalangiku untuk percaya bahwa segalanya betul-betul ada di bawah matahari dan di pelukan sejarah. Matahari malah mengajariku bahwa sejarah bukanlah segalanya." Albert Camus, dia bukan sembarang seniman. Sementara yang lain membusuk, dia malah meranum bahkan mematang di dua suasana sekaligus: di dalam kesenyapan hening-sunyi dan kebisingan riuh-ramai. Dia sadar bahwa sumber unik miliknya berada di dunia kemiskinan, di alam cahaya, di alam kematian jiwa, yang di pusaran arusnya dia pernah hidup lama.
Kuis gratis 15 soal — seberapa kenal kamu?
Simpan buku yang kamu baca serta film dan serial yang kamu tonton di satu tempat. Gratis.